Inovasi Paving Block Sampah Plastik dan Bambu oleh Mahasiswa ITY & UTM Raih Bronze Medal di Idea Fest 6

Inovasi Paving Block Sampah Plastik dan Bambu oleh Mahasiswa ITY & UTM Raih Bronze Medal di Idea Fest 6

15 Oct 2026       17

Tim mahasiswa dari Institut Teknologi Yogyakarta (ITY) dan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berhasil mengukir prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi nasional Idea Fest 6. Tim yang beranggotakan Salwa Nur Fauziyah, Devi Safitri, dan David Sholeh Hadi ini sukses membawa pulang penghargaan Bronze Medal (Juara 3) berkat inovasi di bidang pelestarian lingkungan dan wilayah pesisir.

Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Sentosa Foundation, Capai Cita dan BEM Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang ini berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di Malang, Jawa Timur.

PLASTIBAM: Solusi Sampah Plastik dan Perlindungan Mangrove

Gagasan inovatif yang diusung oleh tim ini berjudul "PLASTIBAM : Inovasi Paving Block Berbahan Sampah Plastik dan Struktur Bambu sebagai Pelindung untuk Meningkatkan Tingkat Kelangsungan Hidup Bibit Mangrove dalam Mendukung Ketahanan Pesisir Berkelanjutan".

Gagasan ini hadir sebagai solusi multifungsi untuk mengatasi dua permasalahan sekaligus: limbah sampah plastik yang sulit terurai dan rendahnya tingkat kelangsungan hidup bibit mangrove di daerah pesisir akibat terjangan gelombang laut. Dengan mengombinasikan paving block dari olahan limbah plastik dan struktur bambu pelindung, inovasi ini mampu menopang bibit mangrove muda agar dapat tumbuh optimal dan memperkuat ekosistem pesisir secara berkelanjutan.

Kesan Perjalanan dan Wawasan Baru

Selain meraih penghargaan, keikutsertaan dalam ajang Idea Fest 6 memberi kebahagiaan dan wawasan luas bagi para anggota tim.

"Kegiatan ini sangat seru dan menyenangkan. Kami bisa mendapatkan banyak ilmu, pengetahuan, serta insight baru yang tentunya sangat berguna untuk pengembangan diri dan ide-ide kami ke depannya," ungkap Salwa.

Keberhasilan kolaborasi antara mahasiswa Institut Teknologi Yogyakarta dan Universitas Trunojoyo Madura ini membuktikan bahwa sinergi lintas perguruan tinggi dapat melahirkan karya berdampak nyata bagi kelestarian lingkungan Indonesia. (Agustina/Humas ITY)